Ingin MTQN XXVI di NTB Lebih Transparan, Menag Luncurkan e-MTQ

Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XXVI di Nusa Tenggara Barat (NTB) bulan Juli 2016 yang akan datang dipastikan ada dua hal yang baru dari MTQN sebelumnya di Batam, Kepri tahun 2014. Pertama, dibukanya cabang musabaqah Khath Kontemporer. Kedua, penggunaan aplikasi e-MTQ sebagai sistem pendaftaran peserta berbasis online. Demikian dikatakan oleh direktur Penerangan Agma Islam, Mukhtar Ali, di hotel Bumi Wiyata, Depok (30/5).
 
Menurut Mukhtar Ali, penggunaan aplikasi e-MTQ merupakan pertama kalinya dalam tata kelola penyelenggaraan MTQN berbasis elektronik. Inovasi ini dirancang untuk penyelenggaraan MTQ yg lebih transparan dan akuntabel. Selama ini, penyelenggaraan MTQ di hampir semua even mengalami problem teknis yang perlu penyelesaian secara komprehensif agar dapat berjalan dengan baik.
 
“E-MTQ berfungsi tiga hal, yaitu untuk pendaftaran online seluruh peserta yang harus diselesaikan sebelum perhelatan MTQ berlangsung. Selama ini penetapan peserta sering menjadi titik point kritis, apalagi penetapannya di lokasi penyelenggaraan”, ujarnya.
 
Lebih lanjut mantan Direktur Urais dan Binsyar ini menambahkan bahwa aplikasi tersebut juga untuk kepentingan database ke-MTQ-an dan media publikasi hasil-hasil musabah yang dapat diakses oleh publik dengan cepat.
 
“Aplikasi e-MTQ juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan data (database) yang berhubungan dengan ke-MTQ-an dari waktu ke waktu, sehingga menjadi data yang sangat penting. Selain itu juga akan dijadikan media informasi tentang hasil-hasil yang dapat diakses secara luas oleh publik”, tandasnya.
 
Menurut rencana, hari ini, Selasa, 31 Mei 2016, jam 14.00 WIB, Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, akan melaunching apliaksi tersebut bersama dengan gubernur NTB di Auditorium HM. Rasyidi. Kegiatan ini juga akan dihadiri seluruh ketua LPTQ se-Indonesia sekaligus melaksanakan Rapat Koordinasi Nasional.

Sumber : http://bimasislam.kemenag.go.id/

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar