Di Singapura, Tempat Cuci Piring Halal dan Non Halal Dipisahkan

Siapa sangka negeri jiran Singapura, yang mayoritas berpenduduk non muslim, memiliki perhatian serius tentang produk halal. Berdasarkan MasterCard-Crescent Rating Global Muslim Travel Index (GMTI) 2015, Singapura merupakan salah satu destinasi wisata Muslim terbaik dunia.
 
Singapura juga menawarkan banyak pilihan restoran dan kafe yang menyajikan menu dan makanan halal. Tempat makan tersebut dapat ditemukan di beberapa tempat, diantaranyaArab Street, North Bridge Road, serta Beach Road.Bahkan ada buku panduan khusus bagi wisatawan muslim, berjudul “Muslim Travellers Guide to Singapore, Everything Muslim Travelers Need to Know When Exploring Singapore”. Ini menunjukkan bahwa Singapura sangat serius melindungi konsumen muslim.
 
Bukan hanya di situ, perhatian terhadap hal-hal atas kehalalan juga ditunjukkan dengan adanya pemandangan menarik di Foodcourt Food Republic di Singapura. Terdapat pemisahan tempat cuci piring makanan halal dan non halal dengan kata yang sangat jelas, Non Halal Dish Washing dan Halal Dish Washing. Demikian disampaikan oleh Eshadi Chalid (31/5), anggota Infokom Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang sedang mengikuti International Broadcasting Expo di Singapura.
 
Eshadi menambahkan, bukan hanya tempat cuci piringnya yang dipisahkan, tetapi jenis piringnya juga beda.
 
“Saya sempat tanyakan, kenapa jarak tempat cucinya terlalu dekat, bukankah dikhawatirkan piringnya tertukar. Namun berdasarkan informasi ternyata jenis piringnya antara yang halal dan non halal itu beda. Saya kira itu menarik, dan patut ditiru oleh Indonesia”, tegasnya.

Sumber : http://bimasislam.kemenag.go.id/

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar